Pengetahuan Tentang Hama Pengganggu di Rumah

Professional Pest Control

Pengetahuan Tentang Hama Pengganggu di Rumah

Pengetahuan Tentang Hama Pengganggu di RumahSebuah rumah tidak terlepas dari hama. Entah itu nyamuk, semut, kutu, kecoa, rayap atau tikus, selalu menjadi masalah bagi kebanyakan orang.

Berbagai cara telah ditempuh untuk membasmi dan mengusir hama tersebut. Namun sayangnya, banyak yang gagal.

Pasalnya, kebanyakan dari mereka hanya fokus pada pemberantasan, tidak mencegah hama kembali ke rumah dan menghilangkan tempat favorit hama untuk berkembang biak. Karena itu, Anda perlu membersihkan beberapa area dan sudut rumah agar hama tidak kembali lagi setelah dibasmi.

 

Piring yang kotor

Jadikan mencuci piring sebagai tugas harian utama Anda. Ini akan membuat rumah bebas dari hama yang menyukai tempat lembab dan banyak sisa makanan.

Anda mungkin ingin berpikir dua kali dan menunggu sampai pagi untuk mencuci piring. Hama seperti lalat, semut, dan kecoa mudah tertarik pada sisa makanan di piring Anda.

 

Tempat yang lembab

Area basah menarik banyak jenis hama di rumah. Kehidupan kita sehari-hari membutuhkan air, begitu pula hama, bahkan tetesan kecil dari AC yang menarik tawon mencari makan. Air yang meresap ke dalam kayu menarik bagi rayap. Talang dan selokan yang menampung air bisa menjadi habitat yang sempurna bagi nyamuk. Keran yang menetes dapat menarik hewan pengerat, terutama jika kering dan tidak ada sumber air lain di dekatnya.

 

Tempat yang hangat

Saat cuaca dingin di luar, banyak serangga mencari kehangatan di dalam rumah. Hama seperti kutu busuk dan kumbang betina hanya akan mencari perlindungan untuk menunggu musim dingin dan rumah sesuai dengan kebutuhan hama.

 

Makanan tumpah

Tumpahan makanan dapat terjadi, tetapi jika dibiarkan tidak bersih, ini akan menarik serangga. Sisa makanan yang tumpah di dapur benar-benar menjadi santapan serangga seperti kecoa dan semut.

 

Saluran air yang tidak digunakan

Saluran pembuangan yang tidak aktif, terutama yang memiliki sedikit air dan beberapa bahan organik (seperti serat lembut dan sabun) di dalamnya, adalah rumah yang sempurna bagi lalat. Saluran pembuangan yang tidak digunakan dapat mengembangkan lapisan berlendir yang menciptakan tempat berkembang biak yang ideal bagi lalat parit. Jika lalat ini ada di dalam rumah, hampir pasti saluran airnya lambat atau tersumbat.

 

Banyak sampah

Bau sampah bisa sangat tidak menyenangkan, tetapi bagi serangga seperti lalat, itu hanya surga. Anda mungkin sudah tahu rahasia untuk menghentikan ini dengan membuang sampah ke tempat pembuangan sampah. Saat membuang sampah, pastikan untuk memasukkannya ke dalam kantong dan menutup tempat sampah dengan rapat. Ini juga membantu mencegah hama lain, seperti tikus dan semut, yang tertarik pada sampah.

 

Kertas yang menumpuk

Tumpukan kertas yang jarang disentuh sangat menarik bagi ikan gabus bahkan kecoa. Untuk menghindari kerusakan kertas penting oleh serangan serangga, Anda harus menempatkannya di tempat sampah plastik tertutup rapat.

 

Udara yang tenang

Menjaga kipas langit-langit tetap menyala di musim panas tidak hanya menghemat listrik daripada menggunakan AC, tetapi juga membantu mengusir makhluk yang tidak diinginkan. Banyak lalat lebih menyukai udara yang tenang. Kipas angin tidak serta merta menerbangkan lalat, tetapi kipas angin membuat udara cukup bergejolak agar tidak berkeliaran terlalu lama. Jika ada banyak kekacauan, ini akan menjadi tempat favorit bagi hama untuk hidup. Jangan biarkan rumah berantakan, jaga kebersihannya dan ada beberapa tempat di mana serangga bisa bersembunyi.

 

Berantakan

Jika ada banyak kekacauan, ini akan menjadi tempat favorit bagi hama untuk hidup. Jangan biarkan rumah berantakan, jaga kebersihannya dan ada beberapa tempat di mana serangga bisa bersembunyi.

 

Buah yang terlalu matang

Piring buah di atas meja mungkin menggugah selera, tetapi ketika satu buah terlalu matang, itu menarik lalat buah. Jangan menaruh makanan di sekitar. Jika memungkinkan, simpan dalam lemari es atau wadah kedap udara.

 

Makanan yang manis

Kita tidak tahan gula, begitu juga sesama hewan. Zat manis yang sedikit difermentasi, seperti anggur dan bir, paling menarik bagi banyak serangga, seperti lalat, kupu-kupu, semut, kumbang, dan banyak lagi. Spesies lain, seperti tawon dan semut lainnya, dengan cepat mencari zat manis, seperti gula dan madu. Demikian juga, menyimpan permen dalam wadah kedap udara dan membersihkan tumpahan secara menyeluruh akan sangat membantu mencegah hama.

 

Retak dan celah

Serangga selalu mencari tempat kecil di mana mereka dapat menyelinap ke dalam rumah, jadi celah dempul di sekitar jendela, pintu yang sedikit retak akan menjadi tempat mereka bersembunyi. Anda dapat melakukan solusi sederhana.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.