Sejarah Serangan Rayap di Ibu Kota

Professional Pest Control

Sejarah Serangan Rayap di Ibu Kota

Sejarah Serangan Rayap di Ibu Kota

Serangan rayap tidak hanya ada pada rumah-rumah bangunan sederhana dengan tipe konstruksi bangunan yang memungkinkan rayap mendapatkan jalan untukmemperoleh sumber makanannya pada bangunan yang diserangnya. Pada akhir-akhir ini sering ditemukan serangan rayap pada gedung bertingkat, gedung menara pencakar langit, pusat-pusat perbelanjaan, bahkan pernah terjadi digedung pusat pemerintahan yakni Istana Presiden Republik Indonesia. Pada saat itu perihal Istana Presiden RI yang diserang rayap, tentunya banyak instansi yang kecolongan, karena serangan rayap. Sebut saja pada saat itu salah satunya Departemen Pekerjaan Umum yang bertanggung jawab keselamatan dan perawatan gedung, juga kantor Menteri Sekretariat Negara, yang mengelola gedung-gedung Sekneg termasuk Istana Presiden, termasuk juga para Entomolog yang saat itu belum memberikan peringatan
dini keberadaan Gedung Istana Presiden RI terhadap serangan rayap, termasuk rumah tangga kepresidenan. Dan masih banyak lagi yang harus ikut bertanggung jawab tentang perawatan dan pemeliharaan gedung-gedung milik pemerintah, termasuk
Gedung Istana Presiden RI tersebut.
DR. Dodi Nandika dalam Survey laboratorium Hasil Hutan Fakultas Kehutanan IPB 1988 mengatakan “ Penelitian kami, untuk luas wilayah 295 meter persegi saja, populasi rayap di Jakarta bisa mencapai 1,7 juta ekor. Sedang jarak jelajah maksimal mereka
118 meter. Perkiraan kerugian akibat rayap hanya untuk bangunan rumah tinggal mencapai Rp. 1,6 triliun.
Kecendrungan serangan rayap di DKI Jakarta, dijelaskan oleh Ir. Yonathan Pasodung. M.T, kepala kantor Tata Bangunan dan Gedung Pemerintah DKI Jakarta, semakin tinggi, tidak saja pada bangunan gedung yang berfungsi sebagai hunian tetapi
juga pada bangunan-bangunan gedung bertingkat untuk fungsi usaha seperti gedung perkantoran, apartment, hotel, dan pusat-pusat perbelanjaan.
Pada saat itu kasus-kasus serangan rayap juga ditemukan pada bangunan gedung yang diserang rayap tanah adalah Gedung Bina Graha Jakarta, Museum Gajah, Purna Bhakti Pertiwi, Gereja Imannuel, Masjid Manggala Wana Bakti, beberapa bangunan gedung sekolah, dan lebih dari 10 apartment bertingkat di daerah Simprug, Rasuna Said, Semanggi, Menteng, Kelapa Gading, dan lain-lain sertabeberapa gedung perkantoran bertingkat milik swasta dan pusat-pusat perbelanjaan. Belum termasuk serangan rayap pada bangunan-bangunan rumah tinggal seperti di komplek perumahaan Kedutaan Australia, komplek perumahan di Kelapa
Gading, Pondok Indah, Bintaro, Cibubur, dan lain-lain. Padahal beberapa diantaranya pada masa itu baru dibangun beberapa tahun yang lalu

Dikutip dari penelitian Slamet Hadijono

Tingkatkan pengamanan terhadap kesehatan, bisnis, aktivitas, keluarga, teman dan lingkungan anda terhadap rayap dan hama – hama lain yang mengganggu. Bersama Sinttesis Pest Control dengan metode khusus yang aman dan efektif.

Hubungi kami
02517553361 (office)
Atau chat via wa lewat :
081317751203

Kami melayani survey hama secara gratis untuk mengetahui potensi serangan hama yang ada di lokasi dan jenis penanganannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.