Waspada!! Kenali Nyamuk DBD

Professional Pest Control

Waspada!! Kenali Nyamuk DBD

Waspada!! Kenali Nyamuk DBD

Demam berdarah masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Apalagi saat musim hujan dimulai, penyakit mulai menyebar melalui nyamuk pembawa virus dengue (demam berdarah). Pasalnya, nyamuk DBD lebih menyukai daerah genangan air tempat berkembang biaknya. Lantas, apa ciri-ciri lain yang dimiliki nyamuk penyebab demam berdarah?

Baca juga: Kenali Sarang Nyamuk di Rumah Anda!!


Ciri-ciri nyamuk DBD yang harus Anda Waspadai

Demam berdarah dengue atau DBD adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Namun, tidak sembarang nyamuk bisa menularkan virus dengue ke manusia. Oleh karena itu, Anda perlu mengidentifikasi bentuk dan perilaku nyamuk penyebab penyakit tersebut. Selain dapat membedakan mereka dari nyamuk biasa, ada tindakan pencegahan demam berdarah yang efektif untuk dilakukan. Berikut ciri-ciri nyamuk DBD yang bisa Anda amati secara langsung.

Jenis nyamuk DBD

Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang diketahui terdiri dari empat jenis virus dengue, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Di Indonesia sendiri, virus ini ditularkan oleh dua nyamuk betina dengue, Aedes aegypti sebagai pembawa virus primer (primer) dan Aedes albopictus sebagai pembawa virus sekunder. Nyamuk demam berdarah jenis ini bersifat antropofilik, yang artinya mereka lebih suka menghisap darah manusia. Selain itu, nyamuk DBD juga bersifat polifag. Dengan kata lain, untuk memenuhi kebutuhan menghisap darah, nyamuk ini biasanya perlu menghisap darah beberapa kali. Sifat multiple feeding ini meningkatkan risiko penularan DBD di pemukiman padat penduduk. Ini karena satu nyamuk yang membawa virus selama satu gigitan akan dapat menyebarkan virus ke banyak orang.

Warna dan bentuk tubuh nyamuk

Cara mudah lainnya untuk mengidentifikasi nyamuk demam berdarah adalah dengan melihat warna dan bentuknya. Jika Anda menemukan nyamuk yang bercirikan belang-belang kecil berwarna hitam putih di sekujur tubuhnya, maka bisa dipastikan itu adalah ciri-ciri nyamuk demam berdarah. Nyamuk dapat terbang hingga ketinggian 100-meter dan jarak hingga 400 meter, sehingga jangkauan penularannya cukup jauh dari tempat bertelur.

Waktu gigit nyamuk

Keunikan nyamuk demam berdarah bisa dilihat dari saat digigit. Nyamuk ini aktif menggigit dari pagi hingga malam, dan paling aktif dua jam setelah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari terbenam. Nyamuk DBD terkadang bisa menggigit tanpa sepengetahuan Anda karena biasanya menggigit dari belakang tubuh hingga ke mata kaki dan siku. Gigitan nyamuk demam berdarah biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, sehingga Anda mungkin tidak menyadarinya saat digigit.

Tempat perkembangbiakan nyamuk DBD

Aedes aegypti dan Aedes albopictus adalah jenis nyamuk parasit. Jadi, nyamuk ini lebih suka menggunakan air bersih untuk bertelur di tempat atau wadah. Tempat-tempat ini tidak hanya di dalam rumah, tempat berteduh di luar rumah juga bisa menjadi tempat berkembang biak mereka dan sering diabaikan. Pada umumnya nyamuk DBD lebih menyukai tempat yang agak teduh dan lembab. Aedes aegypti banyak berkembang biak di tempat penampungan buatan, seperti bak mandi, ember, vas, tempat minum burung, kaleng bekas, dll. Sedangkan Aedes albopictus lebih banyak ditemukan di reservoir alami di luar rumah, seperti ketiak daun, lubang pohon, dan serutan bambu. Berhati-hatilah jika Anda memiliki kebiasaan menggantung pakaian di balik pintu, karena tumpukan pakaian ini juga menjadi tempat favorit nyamuk untuk bersarang.

Pola jentik nyamuk

Selain memahami ciri-ciri nyamuk DBD, perlu juga diketahui jentik-jentik mana yang merupakan jentik nyamuk DBD. Saat memeriksa bak mandi atau tempat berteduh lainnya, jentik nyamuk demam berdarah biasanya aktif bergerak dari bawah ke permukaan berulang kali. Nah, jika Anda menemukannya, segera kosongkan bak mandi untuk mencegah nyamuk demam berdarah berkembang biak.



Perusahaan Jasa Pengendalian Nyamuk di Jakarta dan Bogor

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.